Showing posts with label JAVA. Show all posts
Showing posts with label JAVA. Show all posts

Saturday, 27 September 2014

Pengertian JSP (Java Server Pages)

Pengertian JSP (Java Server Pages)

        JSP adalah suatu teknologi web berbasis bahasa pemrograman Java dan berjalan di Platform Java, serta merupakan bagian teknologi J2EE (Java 2 Enterprise Edition). JSP sangat sesuai dan tangguh untuk menangani presentasi di web. Sedangkan J2EE merupakan platform Java untuk pengembangan sistem aplikasi enterprise dengan dukungan API (Application Programming Inteface) yang lengkap dan portabilitas serta memberikan sarana untuk membuat suatu aplikasi yang memisahkan antara business logic (sistem), presentasi dan data. JSP merupakan bagian dari J2EE dan khususnya merupakan komponen web dari aplikasi J2EE secara keseluruhan. JSP juga memerlukan JVM (Java Virtual Machine) supaya dapat berjalan, yang berarti juga mengisyaratkan keharusan menginstal Java Virtual Machine diserver, dimana JSP akan dijalankan. Selain JVM, JSP juga memerlukan server yang disebut dengan Web Container. Teknologi JSP menyediakan cara yang lebih mudah dan cepat untuk membuat halaman-halaman web yang menampilkan isi secara dinamik. Teknologi JSP di desain untuk membuat lebih mudah dan cepat dalam membuat aplikasi berbasis web yang bekerja dengan berbagai macam web server, application server, browser dan development tool. Java Server Pages (JSP) adalah bahasa scripting untuk web programming yang bersifat server side seperti halnya PHP dan ASP. JSP dapat berupa gabungan antara baris HTML dan fungsi-fungsi dari JSP itu sendiri. Berbeda dengan Servlet yang harus dikompilasi oleh USER menjadi class sebelum dijalankan, JSP tidak perlu dikompilasi oleh USER tapi SERVER yang akan melakukan tugas tersebut. Makanya pada saat user membuat pertama kali atau melakukan modifikasi halaman dan mengeksekusinya pada web browser akan memakan sedikit waktu sebelum ditampilkan. Daur Hidup JSP sebagai gambaran bagaimana JSP melalui masa hidupnya bisa dilihat pada gambar berikut:

Gambar 2. 1 Daur Hidup JSP

Seperti tipe aplikasi java lainnya (Servlet, Applet, Midlet dll), JSP juga bertipe strong type artinya penggunaan variable pada halaman tersebut harus dideklarasikan terlebih dahulu. Misalnya pada sintaks pengulangan berikut :

for (int i=1; i<13; i++)

{

// statement

}

Seperti halnya skrip-skrip server side yang lain, JSP pun memerlukan Web server. Skrip ASP memerlukan IIS sebagai web server, PHP memerlukan IIS atau Apache, sedangkan JSP bisa menggunakan Apache Tomcat sebagai salah satu web server yang mendukungnya agar bisa menjalankan file-file JSP yang berbasis Java, diperlukan web server yang mampu memproses Java, atau minimal JSP engine yang dapat terintegrasi dengan web server. Web Container Menurut spesifikasi J2EE, dikenal EJB Container, Web Container dan Application Server. Web Container adalah services yang dijalankan oleh suatu Java Application Server hususnya untuk services yang compliance/kompatibel dengan Servlet dan JSP. Selain menjadi services oleh Java Application Server, Web Container dapat berdiri sendiri. Contoh Web Container adalah Tomcat, ServletExec, Resin, Jrun, Blazix. Web Container juga dapat bekerja sama dengan web server, misalnya Tomcat dengan Apache, Jrun dengan IIS. Web Server adalah software untuk server yang menangani request melalui protokol HTTP yang digunakan oleh situs-situs web saat ini dalam menangani request file statik HTML, sepeti Apache dan Microsoft IIS. Web server sekarang sering “dibungkus” oleh Java Application Server sebagai HTTP Server. Java Application Server adalah Server yang terdiri atas HTTP Server (Web Server), EJB Container maupun Web Container. Contoh Java Application Server: Sun J2EE RI 1.2/1.3, Borland AppServer 4.5/Enterprise Server 5.0, Oracle9i Application Server dan lainnya, dikutip dalam  (Dakir, Satriyanto, & Yuwono, 2010).

Sumber : http://aminawm.wordpress.com/

Monday, 22 September 2014

Pengertian Apache Tomcat

Pengertian Apache Tomcat

 
     Apache Tomcat merupakan salah satu servlet/web container yang paling populer di lingkungan pemrograman web java. Apache Tomcat  berada di bawah naungan Apache Software Foundation yang di sana terdapat project-project open source lainnya. Sebelum kita dapat membuat aplikasi web java, kita harus menginstall servlet/web container. Walaupun sebenarnya jika anda tidak ingin repot-repot, anda cukup mendownload IDE Netbeans yang telah terbundled menjadi satu dengan Apache Tomcat.

Apa Beda “Apache Tomcat Server” dengan “Apache Web Server”?

Apakah kita perlu menginstall dua-duanya?

Apache Tomcat Server pada intinya adalah Web Server (seperti Apache Web Server) hanya memiliki kelebihan mendukung aplikasi Servlet.
Mana yang perlu kita install: Apache Tomcat Server atau Apache Web Server?
Tergantung aplikasi-aplikasi yang kita simpan dan sering kita jalankan di dalam server kita.
Pada dasarnya: Apache Web Server dibangun untuk melayani aplikasi-aplikasi httpd seperti PHP atau Perl, sedangkan Apache Tomcat dibangun untuk aplikasi-aplikasi Servlet seperti JSP.
Namun Apache Tomcat selain utamanya melayani Servlet, juga mampu melayani PHP namun diperlukan beberapa usaha.

Jadi ada 2 pilihan jika kita ingin Server kita mau melayani Servlet sekaligus PHP:

Option 1: menginstall dua-duanya, yakni Apache Tomcat server dan Apache Web Server + PHP
Option 2: hanya menginstall Apache Tomcat server namun memodifikasinya untuk integrasi dengan PHP.

Yang harus diwaspadai, umumnya hosting server hanya support Web Server tidak termasuk Servlet!
Apache di Ms Windows

Ada beberapa Aplikasi Apache yang dapat berjalan di Windows yaitu :

  1. Apache2triad
  2. XAMPP
  3. WAMPP
  4. Dll

Apache di Linux

Di linux pun ada beberapa Aplikasi Apache, yaitu :
  1. LAMPP
  2. XAMPP

Atau kita bisa juga menginstall satu persatu seperti apache ( httpd ), PHP dan mysql melalui Source code yang dapat di download di Internet secara Gratis.

Sumber : http://arisaputra0553.blogspot.com/

Instalasi Tomcat

Instalasi Tomcat

Untuk pemula yang ingin belajar java web, alangkah baiknya kita tahu dulu cara install tomcat server
Installasi di windows :

1. Download file tomcat versi terbaru disini http://tomcat.apache.org/, saat in tomcat udah versi 7.0.37 kemudian pilih file zip, sebelumnya pastikan dulu kita sudah menginstall java (jdk dan jre) saat ini saya ga bahas gimana cara install java, silahkan browse di google banyak tutorial cara install java

2. Extract file tersebut kemudian kita move/copy ke C:\, untuk mempermudah biar nama tomcat ga kepanjangan rename folder tersebut menjadi c:\tomcat7037

3. Atur setting environment variable CATALINA_HOME,
a. Klik kanan my computer
b. trus pilih properties kemudian pilih tab advandce dan klik tombol Environment Variables
c. Klik tombol add pada system variable, ketik CATALINA_HOME pada variable name dan variable valuenya c:\tomcat7037 kita masukkan path folder tomcat yang telah kita extract tadi.

4. Jalankan tomcat : Buka command prompt, aktivkan bin directory kemudian kita ketik startup.bat untuk menjalankan tomcat c:\tomcat7037\bin\startup.bat






coba test di browser kita : ketik http://localhost:8080/



inilah tampilan default halaman tomcat

nah bagaimana mengakses tomcat manager? jika kita ingin mendeploy aplikasi kita melalui web atau kita ingin melihat daftar list deploy aplikasi yang ada ditomcat, aktifkan tomcat user pada file C:\tomcat7034\conf\tomcat-users.xml

edit file tersebut seperti dibawah ini :

<?xml version='1.0' encoding='utf-8'?>
<tomcat-users>
  <role rolename="manager-script"/>
  <role rolename="manager-gui"/>
  <role rolename="manager-jmx"/>
  <role rolename="manager-status"/>
  <user username="tomcat" password="tomcat" roles="manager-gui,manager-status"/>
</tomcat-users>

* silahkan ganti username dan passwordnya sesuai keinginan anda

coba kita jalankan url : http://localhost:8080/manager/html masukkan username dan passwordnya “tomcat”

5. Menghentikan tomcat : ketik shutdown.bat

6. Mengganti port tomcat
cari baris seperti dibawah ini, klo ga salah neh pada baris 70

<Connector port="8080" protocol="HTTP/1.1"
               connectionTimeout="20000"
               redirectPort="8443" />

coba ganti port 8080 menjadi 80 kemudian restart tomcatnya jalankan url http://localhost tanpa port, kita tidak perlu lagi menambahkan port di akhir url (pastikan dulu port 80 tidak listening)

Installasi di Linux :

?
Done

Sumber : http://inote.finzaiko.com/

Thursday, 18 September 2014

Java language Basic


   
    Komponen JDK antara lain compiler(javac), interpreter(java) disebut juga java virtual machine atau java runtime environment, applet viewer(appletviewer), debugger(jdb), java class library(jcl), header dan stub generator(javah), dan yang paling penting yaitu java documentation(javadoc).




Penjelasan penggunaan komponen JDK :

1.   Kompilator (javac)
      Bertugas untuk melaksanakan kompilasi
      *.java menjadi *.class
      Syntax umum : javac nama.java
2. Interpreter (java)
      Bertugas untuk menjalankan bytecode (*.class)
      Syntax umum : java nama.class
3.    Applet Viewer
      Digunakan untuk menjalanakan applet viewer, namun sekarang sudah digantikan browser.
      Syntax umum : appletviewer nama.html
4.    Java Debugger
      Bertugas untuk melakukan debugging aplikasi java. Syntax umum : jdb option
5.    Java Class File Diassembler (javap)
      Bertugas membuat daftar method dan attribute public dari suatu kelas.
      Syntax : javap namaKelas
6.    Java Header and Stub Generator
      Bertugas menerjemahkan bahasa yang ditulis dalam bahasa java menjadi bahasa C.
      Syntax umum : javah namaKelas
7.    Java Documentation Generator
      Menampilkan pustaka kelas, interface, constructor, dan method standard yang telah dibuat vendor.
      Dari hasil instalasi, dokumentasi ini dapat dilihat di pada  C:\java\docs\api\index.html atau
C:\Program Files\NetBeans3.6\docs\junit\index.html
8.    Source Code Java API
      Source code ini dapat diperoleh dari file src.zip.

Untuk pemrogram pemula lingkungan pemrograman java dapat diringkas menjadi :

Editing source code menggunakan editor teks.
Compiling menggunakan keyword javac melalui command promp (dapat juga dari editor teks).
Executing menggunakan :
           a.    Keyword java melalui command prompt (dapat juga dari editor teks)
           b.   Browser atau applerviewer untuk applet.

Token

Token adalah elemen terkecil di program yang masih memiliki arti. Ada 5 token dalam bahasa java yaitu identifier, keyword, literal dan tipe data, operator, serta separator.

Identifier

Identifier adalah token yang merepresentasikan nama sesuatu. Sesuatu tersebut adalah variabel, atau konstanta, atau attribute, atau method, atau kelas, atau package, atau interface, atau nama file, dan lain-lain.
Keyword
Kata kunci digunakan untuk suatu tujuan tertentu. Ada 51 keyword dalam java yaitu :
abstract continue for new switch
boolean default goto null synchronized
break do if package this
byte double implements private threadsafe
byvalue else import protected throw
case extends instanceof public throws
catch false int return transient
car final interface short true
class finally long static try
const float native super void
  while
Literal dan Tipe Data Primitif

Literal adalah nilai variabel/attribute atau nilai konstanta atau nilai objek data. Ada tiga besaran literal dalam java yaitu angka, karakter, dan string.
Angka terdiri dari byte, short, int, long, float, double, dan boolean (dianggap angka true = 1 atau false = 0)
Semua variabel dan konstanta  yang akan digunakan harus dipesan terlebih dahulu dalam deklarasi.
Bentuk umum :
TipeData namaVar = ungkapan_atau_nilai;
TipeData namaVar1, namaVar2, …;
[modifier] static final TipeData NAMAKONSTANTA = nilai;
Contoh deklarasi :
double a=3, b=4;
double c = Math.sqrt(a*a+b*b);
static final PHI=3.14;
static final double CM_PER_INC = 2.54;

Berikut tabel jangkauan dan ukuran dari semua tipedata sederhana dalam java :

Tipe Data Primitif
Jangkauan
Ukuran (bit)
byte
-128 s/d 127
8
short
-32767 s/d 32767
16
int
-2147483648 s/d 2147483647
32
long
-9223372036854775808 s/d
9223372036854775807
64
char
sebuah Unicode
16
float
3.4e-038 s/d 3.4e+038
32
double
1.7e-308 s/d 1.7e+308
54
boolean
false = 0 atau true = 1
8


Operator

Operator melakukan komputasi terhadap satu/dua objek data. Operan yang dioperasikan dapat berupa literal, variabel, atau nilai yang dikirim method.
Berikut tabel dan hirarki operator :
Prioritas
Kelompok Operator
Keterngan
1
.  []  () Sekaligus
2
++var, –var, ~, instanceof preincrement, predecrement, unary, instance dari kelas …
3
(type) (casting)  
4
! Not
5
*, /, % perkalian, pembagian, modulus
6
+, - penjumlahan, pengurangn
7
<<, >>, >>> geser untuk bil biner
8
<, >, <=, >= pembandingan
9
==, != kesamaan, ketidaksamaan
10
& and
11
^ exclusive or
12
| unconditional or
13
&& conditional and
14
|| conditional or
15
? : shorthand untuk if..then…else…
16
=, +=, -=, *=, /=, %=, ^= operator penugasan
17
&=, |=, <<=, >>=, >>>= operator penugasan
18
var++, var– postincrement, postdecrement


Separator

   Separator menginformasikan ke compiler java mengenai adanya kelompok kode program.
Berikut adalah daftar separator di java :

Notasi
Nama
Deskripsi
(…)
kurung mengelompokkan parameter method.
{…}
kurung kurawal mengelompokkan nilai-nilai suatu array, mendefinisikan blok kode kelas ataupun kode method.
[…]
kurung siku mendeklarasikan tipe array
:
titik koma mengakhiri pernyataan, merangkai pernyataan-pernyataan di dalam for.
,
koma memisahkan identifier-identifier di bagian deklarsi variable.
.
titik memisahkan nama-nama package, memisahkan kelas dari objek,
dan objek dari method.
Keyword break, continue, dan return
Kelompok keyword ini pada prinsipnya merupakan kendali jump (variasi lain dari goto), sehingga berakibat pengabaian sisa instruksi.


Sumber : untungmuhaimin.blogspot.com

Pengertian Algoritma

Pengertian Algoritma

   
    Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis pada penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis. Masalah dapat berupa apa saja, dengan catatan untuk setiap masalah ada syarat kondisi awal yang harus dipenuhi sebelum menjalankan algoritma. Konsep algoritma sering kali disetarakan dengan sebuah resep. Sebuah resep biasanya memiliki daftar bahan atau bumbu yang akan digunakan, urutan pengerjaan, dan bagaimana hasil dari urutan pengerjaan tersebut. Apabila bahan yang digunakan tidak tertera (tidak tersedia), maka resep tersebut tidak akan dapat dikerjakan. Demikian juga jika urutan pengerjaannya tidak beraturan, maka hasil yang diharapkan tidak akan dapat diperoleh. 

Algoritma yang berbeda, dapat diterapkan pada suatu masalah dengan syarat yang sama. Tingkat kerumitan dari suatu algoritma merupakan ukuran seberapa banyak komputasi yang dibutuhkan algoritma tersebut untuk menyelesaikan masalah. Umumnya, algoritma yang dapat menyelesaikan suatu permasalahan dalam waktu yang singkat memiliki tingkat kerumitan yang rendah, sementara algoritma yang membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikan suatu masalah membutuhkan tingkat kerumitan yang tinggi. 

Perhatikan algoritma sederhana berikut. 

Contoh 5.10. Algoritma menghitung luas segitiga.
Start
Baca data alas dan tinggi.
Luas adalah alas kali tinggi kali 0.5
Tampilkan Luas
Stop
Algoritma di atas adalah algoritma yang sangat sederhana, hanya ada lima langkah. Pada algoritma ini tidak dijumpai perulangan ataupun pemilihan. Semua langkah dilakukan hanya satu kali. 

Sekilas algoritma di atas benar, namun apabila dicermati maka algoritma ini mengandung kesalahan yang mendasar, yaitu: tidak ada pembatasan pada nilai data untuk alas dan tinggi. Bagaimana jika nilai data alas atau tinggi adalah bilangan 0 atau bilangan negatif ? Tentunya hasil yang keluar menjadi tidak sesuai dengan yang diharapkan. Dalam kasus seperti ini kita perlu menambahkan langkah untuk memastikan nilai alas dan tinggi memenuhi syarat, misalnya dengan melakukan pengecekan pada input yang masuk. Apabila input nilai alas dan tinggi kurang dari 0, maka program tidak akan dijalankan. Sehingga algoritma di atas dapat dirubah menjadi seperti contoh berikut. 

Contoh 5.11. Hasil perbaikan algoritma perhitungan luas segitiga.
Start
Baca data alas dan tinggi.
Periksa data alas dan tinggi, jika nilai data alas dan tinggi lebih besar dari nol maka lanjutkan ke langkah ke 4 jika tidak maka stop
Luas adalah alas kali tinggi kali 0.5
Tampilkan Luas
Stop
Dari penjelasan di atas dapat diambil kesimpulan pokok tentang algoritma. Pertama, algoritma harus benar. Kedua, algoritma harus berhenti dan setelah berhenti, algoritma memberikan hasil yang benar. 

Sumber : http://www.varia.web.id/

Sunday, 7 September 2014

Pengertian UML

UML

        Unified Modeling Language merupakan salah satu alat bantu yang dapat digunakan dalam bahasa pemograman yang berorientasi objek, saat ini UML akan mulai menjadi standar masa depan bagi industri pengembangan sistem/perangkat lunak yang berorientasi objek sebab pada dasarnya UML digunakan oleh banyak perusahaan raksasa seperti IBM, Microsoft, dan sebagainya [Adin05].

Definisi UML

Unified Modeling Language merupakan metode pengembangan perangkat lunak (sistem informasi) dengan menggunakan metode grafis serta merupakan bahasa untuk visualisasi, spesifikasi, konstruksi serta dokumentasi [Adin05].
Unified Modeling Language (UML) adalah bahasa yang telah menjadi standard untuk visualisasi, menetapkan, membangun dan mendokumentasikan arti suatu sistem perangkat lunak [Hend07].
Unified Modeling Language (UML) dapat didefinisikan sebagai sebuah bahasa yang telah menjadi standar dalam industri untuk visualisasi, merancang dan mendokumentasikan sistem perangkat lunak [Afif02].
Unified Modeling Language (UML) merupakan standard modeling language yang terdiri dari kumpulan-kumpulan diagram, dikembangkan untuk membantu para pengembang sistem dan software agar bisa menyelesaikan tugas-tugas seperti [Joml07] :
Spesifikasi
Visualisasi
Desain arsitektur
Konstruksi
Simulasi dan testing
Dokumentasi
Berdasarkan beberapa pendapat yang dikemukakan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa “Unified Modeling Language (UML) adalah sebuah bahasa yang berdasarkan grafik atau gambar untuk menvisualisasikan, menspesifikasikan, membangun dan pendokumentasian dari sebuah sistem pengembangan perangkat lunak berbasis Objek (OOP)  (Object Oriented programming)”.

Tujuan Penggunaan UML

  1.  Memberikan bahasa pemodelan yang bebas dari berbagai bahas pemrograman dan prosesrekayasa.
  2. Menyatukan praktek-praktek terbaik yang terdapat dalam pemodelan.
  3. Memberikan model yang siap pakai, bahsa pemodelan visual yang ekspresif untuk mengembangkan dan saling menukar model dengan mudah dan dimengerti secara umum.
  4. UML bisa juga berfungsi sebagai sebuah (blue print) cetak biru karena sangat lengkap dan detail.Dengan cetak biru ini maka akan bias diketahui informasi secara detail tentang coding programatau bahkan membaca program dan menginterpretasikan kembali ke dalam bentuk diagram(reserve enginering).

Jenis diagram untuk UML adalah:

  1. Use-Case Diagram - bersifat statis, memperlihatkan himpunan use-case dan aktor-aktor. Diagram ini sangat penting terutama untuk memodelkan ataupun mengorganisasikan perilaku dari sistem yang dibutuhkan pengguna.
  2. Class Diagram - bersifat statis tetapi sering pula memuat kelas-kelas aktif dan memperlihatkan himpunan kelas-kelas, antarmuka-antarmuka, kolaborasi-kolaborasi, serta relasi-relasi.
  3. Statechart Diagram - bersifat dinamis yang memperlihatkan state – state dari sistem, memuat state, transisi, event, serta aktivitas. Penting untuk memperlihatkan sifat dinamis dari antarmuka (interface), kelas, kolaborasi, terutama penting pada pemodelan system-sistem yang reaktif.
  4. Activity Diagram - bersifat dinamis. Merupakan tipe khusus dari diagram state yang memperlihatkan aliran dari suatu aktivitas ke aktivitas lainnya dalam suatu sistem.
  5. Sequence Diagram - bersifat dinamis yang menekankan pada pengiriman pesan (message) dalam suatu waktu tertentu.
  6. Collaboration Diagram - bersifat dinamis yang menekankan organisasi struktural dari objek-objek yang menerima serta mengirim pesan (message).
  7. Component Diagram - bersifat statis.diagram ini berhubungan dengan digram kelas dimana komponen secara tipical dipetakan ke dalam satu atau lebih kelas-kelas, antarmuka (interface) ataupun kolaborasi.
  8. Diagram Objek - bersifat statis, memperlihatkan objek-objek serta serta relasi-relasi antar-objek. Selain itu juga memperlihatkan instansiasi statis dari segala sesuatu yang dijumpai pada diagram kelas.
  9. Depeloyment Diagram - bersifat statis, diagram memperlihatkan konfigurasi saat aplikasi dijalankan (run-time). Digram ini sangat berguna saat aplikasi kita berlaku sebagai aplikasi yang dijalankan pada banyak mesin (distributed computing).



Langkah-langkah penggunaan Unified Modeling Language (UML)

Adapun langkah-langkah penggunaan Unified Modeling Language (UML) [Afif02] diantaranya sebagai berikut :

Buatlah daftar business process dari level tertinggi untuk mendefinisikan aktivitas dan proses yang mungkin muncul.
Petakan use case untuk setiap business process untuk mendefinisikan dengan tepat fungsional yang harus disediakan oleh sistem, kemudian perhalus use case diagram dan lengkapi dengan requirement, constraints dan catatan-catatan lain.
Buatlah deployment diagram secara kasar untuk mendefinisikan arsitektur fisik sistem.
Definisikan requirement lain non fungsional, security dan sebagainya yang juga harus disediakan oleh sistem.
Berdasarkan use case diagram, mulailah membuat activity diagram.
Definisikan obyek-obyek level atas package atau domain dan buatlah sequence dan/atau collaboration utuk tiap alir pekerjaan, jika sebuah use case memiliki kemungkinan alir normal dan error, buat lagi satu diagram untuk masing-masing alir.
Buatlah rancangan user interface model yang menyediakan antarmuka bagi pengguna untuk menjalankan skenario use case.
Berdasarkan model-model yang sudah ada, buatlah class diagram. Setiap package atau domain dipecah menjadi hirarki class lengkap dengan atribut dan metodenya. Akan lebih baik jika untuk setiap class dibuat unit test untuk menguji fungsionalitas class dan interaksi dengan class lain.
Setelah class diagram dibuat, kita dapat melihat kemungkinan pengelompokkan class menjadi komponen-komponen karena itu buatlah component diagram pada tahap ini. Selain itu, definisikan test integrasi setiap komponen untuk meyakinkan ia dapat bereaksi dengan baik.
Perhalus deployment diagram yang sudah dibuat. Detailkan kemampuan dan requirement piranti lunak, sistem operasi, jaringan dan sebagainya. Petakan komponen ke dalam node.
Mulailah membangun sistem. Ada dua pendekatan yang tepat digunakan:
Pendekatan use case dengan mengassign setiap use case kepada tim pengembang tertentu untuk mengembangkan unit kode yang lengkap dengan test.
Pendekatan komponen yaitu mengassign setiap komponen kepada tim pengembang tertentu.
Lakukan uji modul dan uji integrasi serta perbaiki model beserta codenya. Model harus selalu sesuai dengan code yang aktual.
Perangkat lunak siap dirilis
Ruang Lingkup UML

Dalam kerangka spesifikasi, Unified Modeling Language (UML) menyediakan model-model yang tepat [Adin05], tidak mendua arti (ambigu) serta lengkap.

Secara khusus, Unified Modeling Language (UML) menspesifikasikan langkah-langkah penting dalam pengambilan keputusan analisis, perancangan serta implementasi dalam sistem yang sangat bernuansa perangkat lunak (software intensive  system).

Dalam hal ini, Unified Modeling Language (UML) bukanlah merupakan bahasa pemprograman tetapi model-model yang tercipta berhubungan langsung dengan berbagai macam bahasa pemprograman, sehingga adalah mungkin melakukan pemetaan (mapping) langsung dari model-model yang dibuat dengan Unified Modeling Language (UML) dengan bahasa-bahasa pemprograman berorientasi obyek, seperti Java, Borland Delphi, Visual Basic, C++, dan lain-lain.

Pemetaan (mapping) Unified Modeling Language (UML) bersifat dua arah yaitu :

Generasi  kode bahasa pemprograman tertentu dari Unified Modeling Language (UML) forward engineering.
Generasi kode belum sesuai dengan kebutuhan dan harapan pengguna, pengembang dapat melakukan langkah balik bersifat iterative dari implementasi ke Unified Modeling Language (UML) hingga didapat sistem/peranti lunak yang sesuai dengan harapan pengguna dan pengembang.

Sumber : http://informatika.web.id/
                http://www.academia.edu/
                http://artikel-teknologi-informasi.blogspot.com/

OOP CONCEPT

OOP CONCEPT


Konsep Pemrogramman Berorientasi Objek

     
OOP populer pada masa kini menjadikan objek sebagai komponen utama dalam program. Objek menggabungkan data dan fungsi sebagai satu kesatuan sedangkan pada pemrogramman yang tidak berorientasi pada objek, fungsilah yang menjadi perhatian utama.

Fungsi adalah subprogram atau sekumpulan kode (instruksi) yang diberi suatu nama tersendiri.

    OOP membuat pengembangan program dapat dilakukan dengan lebih mudah, mengurangi duplikasi kode serta mengulangi kesalahan.


OOP mempunyai 2 istilah yang sangat terkenal yaitu kelas dan objek, dengan pengertian dibawah ini,

Kelas itu cetakan kue

Kelas itu cetakan untuk objek

Seperti halnya cetakan kue, sejumlah kuenya dapat diciptakan dengan menggunakan sebuah cetakan, jadi sebuah kelas dapat mempunyai 1 atau beberapa objek.

Contoh sebuah kelas adalah mobil sedangkan objeknya dapat memiliki data seperti merk mobil, warnanya, produsen, noor mesin dan atribut lainnya yang berhubungan dengan mobil. Metode yang dimiliki objek berkelas mobil dapat berupa cara menghidupkan mesin dan mengganti perseneling

Setiap objek memiliki dua karakteristik yaitu Attribute (State) dan Behavior. Attribute (State) merupakan identitas atau informasi objek itu sendiri atau disebut juga sebagai variable, sedangkan Behavior adalah tingkah laku atau apa yang dapat dilakukan oleh objek itu atau disebut juga sebagai method.
Sebagai contoh Attribute (State) dari pesawat adalah nama pesawat, tipe, warna, tahun produksi, roda, dll. Sedangkan Behavior dari pesawat adalah cara menghidupkan mesin, cara menerbangkan pesawat (take off), cara menurunkan pesawat (landing), dll.
Contoh :
- Titik
Titik merupakan sebuah objek yang terdiri dari posisi x dan posisi y
- Persegipanjang
Persegipanjang merupakan objek yang mempunyai panjang dan lebar

Class

      Kelas merupakan cetakan atau blueprint atau prototype, hasil dari cetakan itu disebut objek. Contoh pesawat Boeing 737 dibuat dengan rancangan yang sama, rancangan pesawat ini disebut kelas. Hasil rancangan itu menjadi pesawat Boeing 737 yang disebut objek. Pesawat-pesawat hasil rancangan tadi bisa memiliki warna, nama yang berbeda-beda tergantung perusahaan penerbangannya. Disini jelas bahwa objek memiliki sifat independen. Objek adalah instance dari kelas, satu kelas bisa memiliki beberapa objek.

Instan (Instance)

Kelas yang telah terdefinisi dapat dijalankan (run-time) dalam bentuk instan di memori.

Contoh : 

PersegiPanjang pp = new PersegiPanjang();

Maksud dari perintah di atas adalah sebagai berikut :

- Instan pp merupakan sebuah objek kelas PersegiPanjang dimana pp dibentuk oleh konstruktor Persegipanjang();
- Konstruktor (Constructor) merupakan sebuah method dimana nama method tersebut sama dengan nama kelas. Konstruktor tidak mengembalikan nilai tetapi dapat dilewati atau diberikan parameter.
- Instan pp berjalan pada memory komputer.

Method

      Method atau fungsi atau operasi atau behaviour merupakan perintah-perintah prosedural yang ditempatkan pada kelas untuk mendapat hasil dari perintah-perintah tersebut.

Pengiriman Pesan (Message Passing)

     Setiap objek dapat menerima atau mengirimkan pesan. Pesan-pesan tersebut bukan hanya berbentuk primitif variable (integer, double, dll), tetapi pesan-pesan tersebut dapat berupa objek lainnya.
Contoh :
pp.setPanjang(10);
Maksud perintah diatas adalah sebagai berikut :
pp diberikan nilai panjan sebesar 10.

Menggunakan Objek

   Objek dibuat dengan mula-mula membuat variabel yang kelak merujuk ke objek atau disebut dengan variabel objek. Selanjutnya objek diciptakan melalui new dan hasilnya ditugaskan ke variabel objek

Contoh :

import java.util.Date;


public class ObjekTanggal{

public static void main (String[ ] args){

Date waktuSekarang = new Date ( );


System.out.println(“Isi Waktu Sekarang: “+waktuSekarang);

}

}

Date adalah kelas yang disediakan Java yang berhubungan dengan tanggal dan waktu. Kelas ini terdapat pada paket java.util.Date








Menciptakan Kelas

Kelas pada Java didefinisikan dengan menggunakan kata kunci class, contoh penulisannya,

class Mobil {

String warna;

Int tahunProduksi;

}

Kelas yang dibuat bernama Mobil. warna dan tahunProduksi disebut variabel instan atau field


Menggunakan Kelas Dalam Program

Contoh :

class Mobil {

String warna;

Int tahunProduksi;

}

public class KelasMobil {

public static void main(String[ ] args) {

Mobil mobilku = new Mobil ();


//Variabel Instannya

mobilku.warna = “merah”;

mobilku.tahunProduksi = 2003;


//Menampilkan Variabel Instannya

System.out.println(“warna :”+mobilku.warna);

System.out.println(“Tahun :”+mobilku.tahunProduksi);

}

}


Pernyataan dibawah ini digunakan untuk mendeklarasikan variabel mobilku yang merujuk ke objek berkelas Mobil.

Mobil mobilku = new Mobil ();


Pernyataan dibawah ini digunakan untuk memasukkan string “Merah” ke variabel instan warna yang merupakan milik objek yang dirujuk oleh variabel objek mobilku.

mobilku.warna = “merah”;



Kelas Dengan Metode

Sebuah kelas umumnya tersusun atas variabel instan dan metode untuk objek.

Metode adalah fungsi (subprogram) yang melekat pada sebuah objek atau instan kelas.

Contoh :

class Mobil{


//variabel instan

String warna;

int tahunProduksi;


//metode

void isiData(String warnaMobil,int tahunProduksiMobil){ //digunakan untuk

mengisikan data warna dan tahunProduksi

warna = warnaMobil; //digunakan untuk

mengisikan nilai parameter

warnaMobil ke variabel instan warna

tahunProduksi = tahunProduksiMobil;

}

String ambilWarna(){

return warna;

}

int ambilTahunProduksi(){

return tahunProduksi;

}

}

public class KelasMobil1{

public static void main(String[] args){

Mobil mobilku=new Mobil();


//isi variabel instan

mobilku.isiData(“Merah”,2003);


//Tampilin isi variabel instan

System.out.println(“Warna :”+mobilku.ambilWarna());

System.out.println(“Tahun :”+mobilku.ambilTahunProduksi());

}

}

Kata kunci void didepan metode isiData() menyatakan bahwa metode ini tidak mempunyai nilai balik.

Nilai balik adalah nilai yang diberikan oleh metode ketika dipanggil.

Metode ambilWarna() digunakan untuk memperoleh isi variabel instan warna. Oleh karena itu didepan nama ambilWarna terdapat kata String yang menyatakan nilai balik metode ini. Sedangkan pernyataan dibawah ini,

return warna;


Merupakan pernyataan untuk memberikan nilai balik metode ini. Dalam hal ini nilai pada warna lah yang menjadi nilai baliknya, perlu diketahui, return menyebabkan ekseskusi terhadap metode segera diakhiri.


Kata Kunci This

This dipergunakan pada pembuatan kelas dan digunakan untuk menyatakan objek sekarang, contoh ;


class Mobil{


//variabel instan

String warna;

int tahunProduksi;


//metode

void isiData(String warna,int tahunProduksi){

this.warna = warna;

this.tahunProduksi = tahunProduksi;

}

}

public class KelasMobil2{

public static void main(String[] args){

Mobil mobilku=new Mobil();


//isi variabel instan

mobilku.isiData(“Merah”,2003);


//Tampilin isi variabel instan

System.out.println(“Warna :”+mobilku.warna);

System.out.println(“Tahun :”+mobilku.tahunProduksi);

}

}

Lingkup Variabel

Bila dalam suatu metode terdapat pemanggilan terhadap suatu variabel, Java menggunakan konsep sebagai berikut ;

Mula-mula variabel akan dianggap berada pada lingkup blok sekarang, jika tidak ada Java akan mencarikannya pada blok yang lebih luar, begitu seterusnya. Berdasarkan lingkup variabel seperti ini, dimungkinkan untuk membuat variabel yang bersifat lokal.


Contoh :

class Lingkup {


//variabel instan

String warna=”Merah”;


//metode

void infoLingkup(){

String warna=”Biru”;

System.out.println(“warna pada metode:”+warna);

System.out.println(“warna milik kelas:”+this.warna);

}

}


public class LingkupVariabel{

public static void main (String[] args){

Lingkup varx=new Lingkup();

varx.infoLingkup();

}

}


Perhatikan bahwa warna dideklarasikan pada kelas Lingkup sebagai variabel instan maupun pada metode infoLingkup(). Pada keadaan seperti ini, penyebutan warna pada infoLingkup() akan diinterprestasikan sebagai variabel lokal pada metode tersebut.

Seandainya pada keadaan seperti itu dikehendaki untuk menyebut variabel instan warna didalam metode infoLingkup(), yaitu dengan menambahkan kata kunci this seperti berikut : this.warna

Penentu Akses : Private dan Public

Pada OOP akses terhadap suatu variabel instan diluar kelas, biasanya tidak diperkenankan, sebagai penggantinya disediakan metode yang diperlukan untuk mengakses variabel instan.

Berkaitan dengan boleh tideknya suatu variabel instan diakses dari luar kelas, Java menyediakan penentu akses. Dua diantara penentu akses yang tersedia adalah private dan public.

Ø Private berarti bahwa pengaksesan suatu variabel instan atau metode hanya dapat dilakukkan didalam kelas (tidak bisa diakses dari luar kelas)

Ø Public berarti bahwa pengaksesan suatu variabel instan atau metode dapat dilakukkan dari luar kelas.


Contoh : pengambilan nama siswa baik melalui metode yang disediakan untuk keperluan tersebut maupun variabel instan.

class Siswa{


//variabel instan

String nama;


//metode

void isiData(String nama){

this.nama=nama;

}


String ambilNama(){

return this.nama;

}

}


public class PenentuAkses{

public static void main(String[] args){

Siswa siswa1=new Siswa();


//isi variabel instan

siswa1.isiData(“Lia Damayanti”);


//menampilkan nama siswa melalui metode

System.out.println(“Nama:”+siswa1.ambilNama());


//menampilkan naa siswa melalui variabel

System.out.println(“Nama:”+siswa1.nama);

}

}


Sekarang kita gunakan private sebagai penentu akses pada variabel instan nama. Yaitu dengan menambahkan kata kunci private didepan deklarasi nama, sebagai berikut :

private String nama;

Selanjutnya simpanlah dan kemudian kompilasilah, maka akan ada kesalahan seperti berikut :

C:\Documents and Settings\YAYA\My Documents\STTBI\Object Oriented Programming\Materi Blog\PenentuAkses.java:27: nama has private access in Siswa System.out.println(“Nama:”+siswa1.nama);

^

Begitulah cara perlu diterapkan kalau dikehendaki agar pengaksesan terhadap variabel instan diluar kelas tidak diperkenankan. Dengan demikian pengaksesan data harus dilakukkan melalui pemanggilan metode.


Bagaimana dengan public, untuk mengetahui efeknya coba kita ubah dari private menggunakan public sehingga pernyataan menjadi :


public String nama;


selanjutnya kompilasilah, kita tidak akan menemui kesalahan seperti menggunakan private, lalu eksekusi program tersebut, kita akan mendapatkan hasil sama seperti tidak menggunakan public.

Sekilas terlihat bahwa suatu variabel yang tidak diberi penentu akses apapun, variabel tersebut memiliki sifat yang sama dengan kalau diberi penentu kases public. Namun sebenarnya variabel tersebut memiliki makna yang berbeda. Kita dapat melihat dibawah perbedaannya :


Perbedaan pubic, private dan tanpa penentu akses pada variabel

Ø Tanpa penentu akses, variabel dapat diakses oleh kelas yang berada dalam paket yang sama

Ø Public, variabel dapat diakses pada semua kelas yang menggunakan kelas yang berisi variabel tersebut

Ø Private, hanya dapat diakses oleh metode-metode dalam kelas itu sendiri

Perbedaan pubic, private dan tanpa penentu akses pada metode

Ø Tanpa penentu akses, metode hanya dapat diakses oleh metode dalam kelas itu sendiri ataupun metode pada kelas lain yang terletak pada paket yang sama.

Ø Public, metode dapat diakses oleh sembarang kelas.

Ø Private, hanya dapat diakses oleh metode-metode dalam kelas yang sama.

Metode Kelas

Contoh :

public class MetodeKelas {

public static void main(String[] args){


double akar=Math.sqrt(25); //sqrt() untuk menghitung akar kuadrat

System.out.println(akar);

}

}

Program diatas tidak terdapat penciptaan objek. Math adalah nama kelas yang tersedia pada Java yang berkaitan dengan penanganan sebagai operasi matematika.

Sumber: http://rhiq.wordpress.com/ , http://juni-ana-prihati.blogspot.com/

Friday, 5 September 2014

Pengertian JAVA

Pengertian JAVA

        Java adalah salah satu bahasa pemrograman komputer yang memungkinkan programmer (orang yang membuat program) dapat memberi instruksi pada komputer. Java juga dapat didefinisikan sebagai suatu nama sekumpulan teknologi yang berfungsi untuk membuat dan menjalankan perangkat lunak pada komputer. Kebanyakan dari programmer lebih suka menyebut Java sebagai sebuah teknologi dibandingkan dengan hanya sebuah bahasa pemrograman, karena Java itu lebih lengkap dibandingkan dengan semua bahasa pemrograman konvensional. 

Karakteristik JAVA

        Java adalah sebuah bahasa pemrograman berorientasi obyek murni. Jadi program – program Java berada dalam sebuah struktur kelas – kelas dan obyek – obyek. Pada dasarnya sintaks pada bahasa Java mirip dengan sintaks pada bahasa C atau C++. Java bertipe kuat (strongly-typed). Ini berarti semua tipe data terikat secara statis atau dengan kata lain setiap nama variabel diasosiasikan dengan sebuah tipe data tunggal yang dikenali pada saat kompilasi.


Keuntungan & Kelemahaan dari JAVA


  1. Java merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek (OOP).
  2. Memiliki tingkat fleksibilitas yang tinggi dan program Java bersifat modular serta kode dapat digunakan kembali.
  3. Java relatif lebih mudah untuk dipelajari.
  4. Java lebih sederhana, karena telah menghilangkan beberapa fitur dari C++ yang membingungkan dan sukar untuk dipelajari.
  5. Java memiliki kinerja yang tinggi dan handal.
  6. Java dapat dipergunakan sebagai penterjemah sehingga dapat digunakan pada lingkungan komputer jenis apapun tanpa merubah kode program kembali.
  7. Java memiliki tingkat keamanan yang sangat baik.
  8. Multithreading, sehingga program java dapat melakukan beberapa perintah (program) sekaligus.
Sejarah JAVA

        
        Java awalnya dibuat oleh James Gosling saat masih bergabung di Sun Microsystems saat ini merupakan bagian dari Oracle dan dirilis tahun 1995. Bahasa ini banyak mengadopsi sintaksis yang terdapat pada C dan C++ namun dengan sintaksis model objek yang lebih sederhana serta dukungan rutin-rutin aras bawah yang minimal. Aplikasi-aplikasi berbasis java umumnya dikompilasi ke dalam p-code (bytecode) dan dapat dijalankan pada berbagai Mesin Virtual Java (JVM). Java merupakan bahasa pemrograman yang bersifat umum/non-spesifik (general purpose), dan secara khusus didisain untuk memanfaatkan dependensi implementasi seminimal mungkin. Karena fungsionalitasnya yang memungkinkan aplikasi java mampu berjalan di beberapa platformsistem operasi yang berbeda, java dikenal pula dengan slogannya, "Tulis sekali, jalankan di mana pun". Saat ini java merupakan bahasa pemrograman yang paling populer digunakan, dan secara luas dimanfaatkan dalam pengembangan berbagai jenis perangkat lunak aplikasi ataupun aplikasi berbasis web.
          Bahasa pemrograman Java terlahir dari The Green Project, yang berjalan selama 18 bulan, dari awal tahun 1991 hingga musim panas 1992. Proyek tersebut belum menggunakan versi yang dinamakan Oak. Proyek ini dimotori oleh Patrick Naughton, Mike Sheridan, dan James Gosling, beserta sembilan pemrogram lainnya dari Sun Microsystems. Salah satu hasil proyek ini adalah maskot Duke yang dibuat oleh Joe Palrang.

Back to top